Rabu, 26 Juni 2013

Kasus eyang subur menurut pandangan saya

       Ada hal -hal yang perlu dicermati dalama kasus eyang subur 
1. Mengindahkan moral bahwa pernikahan di dasarkan cinta 
2. Juga kalau dari segi ekonomi dengan tarif flatnya 
3. Juga diliat dari segi manusianya yaitu segi moralnya walaupun dalam segi agama poligami   diperblehkan. 

Mari kita telaah dahulu tentang poligami dalam pandangan islam , kata poligamai berasal dari bahasa yunani poly atau polus yang berarti banyak dan gamein atau gamos yang berarti kawin atau perkawinan. Jadi secara bahasa poligami berarti sesuatu perkawinana yang banyak.
Namun syarat ditekana berdasarkan surah an nisa ayat 3 yang artinya  " maka kawinilah waniata - wanita (lain) yang kamu senangi; dua ; tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil maka (kawinilah) seorang saja.

Mari kita telaah satu persatu
1. Mengindahkan moral bahwa pernikahan di dasarkan cinta

   Apa bisa dibagi segitu banyak, pertama cinta mengandung kata perhatian dan tanggungjawab. Dipertanyakan bisa dibagi sebanayak itu petama bagaiamana waktunya aja ga akan cukup. Bisa ? waktu aja 24 jam apa bisa itu dibagi dalam perhatian  padahal namanya wanita itu jangan kira pengen diperhatikan terus menerus malah berusaha kadang mencari perhatian.

2. Melihat dari segi ekonomi dari tarif flatnya

    Liat aja harga naik terus , seorang suami harus mampu memainkana peran penting disini. Kalau belum mampu hmm think again dech.  Makanya pikirkan bagi laki - laki dalam mengarahkan nafsunya kalo pengen jalur yang benar. Pikirkan pula bila karier naik apa si istri yang mendampingi akan pengaruh . Eh kalo belum naik si istri wajar demo he he he he ... alhamdulilah belum nikah :D

3. Juga diliat dari segi manusianya yaitu segi moralnya walaupun dalam segi agama poligami   diperblehkan.

Moral disisni namanay perempuan khanpunya perasaan. Kalau namanya dibagi perasaan ditekan sampai ubun - ubun. Bersabaranya ampun jangan kira satu aja dah perih di hati apalagi 10 walaupun duit 50 juta makanya saya bilang itu tarif

So think again before you act .....


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar